Potensi Pertanian Desa Bendungan
Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat
Desa Bendungan memiliki sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan kondisi geografis yang mendukung, tanah yang subur, serta sistem irigasi yang cukup baik, pertanian di Desa Bendungan memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan warga desa.
1. Komoditas Utama
a. Padi (Beras)
Padi merupakan komoditas pertanian utama di Desa Bendungan. Lahan sawah yang cukup luas dan sistem pengairan yang baik mendukung hasil panen yang optimal. Mayoritas petani masih mengandalkan sistem pertanian tradisional, namun sudah mulai diarahkan menuju sistem pertanian modern.
-
Jenis varietas yang umum ditanam: IR64, Ciherang
-
Pola tanam: 2–3 kali panen per tahun (tergantung musim)
b. Jagung & Kedelai
Sebagai tanaman sela atau tumpang sari, jagung dan kedelai juga mulai dikembangkan, terutama di lahan kering atau pekarangan rumah.
c. Sayuran dan Hortikultura
Beberapa warga mengembangkan sayuran seperti kangkung, bayam, cabai, dan tomat, terutama untuk konsumsi sendiri dan pasar lokal.
d. Perkebunan Kecil
Di beberapa wilayah desa terdapat tanaman produktif seperti pisang, pepaya, singkong, dan kelapa, yang ditanam secara mandiri oleh warga di lahan pekarangan atau lahan kosong.
2. Sistem Pertanian dan Teknologi
Sebagian besar petani masih menggunakan metode konvensional, namun sudah ada inisiatif untuk:
-
Menggunakan alat pertanian modern seperti traktor dan pompa air
-
Menerapkan pemupukan organik dan ramah lingkungan
-
Menjalin kerjasama dengan kelompok tani atau Gapoktan
3. Kelompok Tani dan Kelembagaan
Desa Bendungan memiliki beberapa kelompok tani aktif yang berperan penting dalam pengelolaan pertanian, penyuluhan, serta distribusi bantuan alat dan pupuk dari pemerintah.
Kelompok ini juga menjadi ujung tombak dalam:
-
Program Ketahanan Pangan
-
Sosialisasi pertanian berkelanjutan
-
Pelatihan teknis pertanian
4. Potensi Pengembangan
Potensi pengembangan sektor pertanian di Desa Bendungan cukup besar jika mendapat dukungan dari pemerintah maupun swasta, seperti:
-
Pengembangan pertanian organik
-
Pembuatan embung atau irigasi tambahan
-
Pemasaran hasil pertanian berbasis digital
-
Agrowisata berbasis pertanian edukatif
-
Pelatihan dan pendampingan petani milenial
Penutup
Sektor pertanian Desa Bendungan tidak hanya menopang kebutuhan pangan lokal, tetapi juga menjadi peluang besar untuk mendorong kemandirian ekonomi desa. Dengan perencanaan yang tepat, pendampingan teknis, dan dukungan teknologi, pertanian di Desa Bendungan dapat tumbuh lebih produktif, berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.